Dear Rodovidians, today, 2026-03-01, at 16:30 UTC the next upgrade step will be started.
During the upgrade, the database will be locked to read-only mode.
ETA: depends on localisation. On average – a couple of hours per localisation.
During the upgrade, the database will be locked to read-only mode.
ETA: depends on localisation. On average – a couple of hours per localisation.
Raden Ayu Djaleka Tjakraningrat
Da Rodovid IT.
Persona:239647
| Clan (casata) alla nascita | Ki Ageng Brondong |
| Sesso | Feminile |
| Nome completo alla nascita | Raden Ayu Djaleka Tjakraningrat |
| Genitori
♂ Kyai Tumenggung Djangrono I / Kyai Onggowongso (Honggowongso) [Ki Ageng Brondong] d. dicembre 1678 | |
Eventi
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau Puteri no: 8 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Fonti
- ↑ Buku Silsilah Keluarga - oleh Raden Panji Lurus, asal Madura
Degli ascendenti per i descendenti
Nonni
Nonni
Genitori
♂ 1. Kyai Tumenggung Onggodjoyo I / Kyai Lanang Glangsing (Honggodjoyo / Gentono)
Occupazione: 1678 - 1686, Pasuruan, Adipati Pasuruan
Morte: 1690, Surabaya, Dimakamkan di Pesarean Sentono Botoputih Surabaya
Morte: 1690, Surabaya, Dimakamkan di Pesarean Sentono Botoputih Surabaya
♀ 5. Nyai Lurah nDalem Wiroguno
Nascita: ?, Surabaya, Menurunkan Trah Demang Sutoyudo Peneleh - Suroboyo
Matrimonio: ♂ Patih Wiroguno
Matrimonio: ♂ Patih Wiroguno
♀ 7. Nyai Wongsoito / Nyai Wongsosuto
Nascita: Menurunkan Trah Tumenggung Setjonegoro, Tjibolang dan Trah Honggosutan / Wongsosutan
Genitori
== 3 ==
♂ Kyai Adipati Tumenggung Djangrono I / Djoko Tangkeban
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Occupazione: Surabaya, Mengangkat dirinya sebagai Bupati Surabaya dengan nama gelar Tumenggung Djangrono-I Djoko Tangkeban juga melakukan perlawanan terhadap Kompeni Belanda, menguatkan perlawanan Arya Djoyopuspito (Djangrono III). Ver Botoputih: Djoko Tangkeban sebagai pute
Morte: 1678, Surabaya
Occupazione: Surabaya, Mengangkat dirinya sebagai Bupati Surabaya dengan nama gelar Tumenggung Djangrono-I Djoko Tangkeban juga melakukan perlawanan terhadap Kompeni Belanda, menguatkan perlawanan Arya Djoyopuspito (Djangrono III). Ver Botoputih: Djoko Tangkeban sebagai pute
Morte: 1678, Surabaya
♂ R. Arya Djoyopuspito R. Adipati Djangrono Panotogomo
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:5 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Occupazione: Surabaya, Bupati Kasepuan Surabaya (Bupati Surabaya ke 15); Melakukan perlawanan terhadap Mataram dan Belanda Th 1710 di kenal Peperangan Surabaya, (ver K5 bergelar Adipati Djangrono Panotogomo = Kyai Tumenggung Djangrono Panotogomo), sebagai balas dendam kematian
Occupazione: Surabaya, Bupati Kasepuan Surabaya (Bupati Surabaya ke 15); Melakukan perlawanan terhadap Mataram dan Belanda Th 1710 di kenal Peperangan Surabaya, (ver K5 bergelar Adipati Djangrono Panotogomo = Kyai Tumenggung Djangrono Panotogomo), sebagai balas dendam kematian
♂ Kyai Wirodirdjo / Ki Tumenggung Djangrono III / Kyai Ngabei Wirosroyo
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera No:3 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
♂ Raden Panji Srenggono / Adipati Notopuro / Raden Panji Surengrono
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:4 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Occupazione: Lamongan, Bupati Lamongan th 1723-1750, sebagai Adipati Notopuro /Adipati Lamongan,
Morte: gugur dalam perang melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I di Surabaya
Occupazione: Lamongan, Bupati Lamongan th 1723-1750, sebagai Adipati Notopuro /Adipati Lamongan,
Morte: gugur dalam perang melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I di Surabaya
♂ 1. Surodrono / Surodirono (Kyai Adipati Djangrono II)
Matrimonio: ♀ Nyai Adipati Djangrono II
Morte: 20 febbraio 1709, Mataram Kartosuro, Wafat pada hari Kamis 17 Besar 1632 Jawa atau 18 Dzulhidjah 1120 Hijrah jam 09.00 pagi di gapuro Kemandungan Keraton Kartosuro. Dimakamkan di Sentono Laweyan-Solo.
Morte: 20 febbraio 1709, Mataram Kartosuro, Wafat pada hari Kamis 17 Besar 1632 Jawa atau 18 Dzulhidjah 1120 Hijrah jam 09.00 pagi di gapuro Kemandungan Keraton Kartosuro. Dimakamkan di Sentono Laweyan-Solo.
♂ Ki Demang Kertoyudo / Panji Sosronegoro
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, putera no:6 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini
Morte: Ki Demang Kertoyudo juga berperan dalam peperangan melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I, dikenal keberaniannya. Gugur, dimakamkan di Japanan - Mojokerto
Morte: Ki Demang Kertoyudo juga berperan dalam peperangan melawan Kompeni Belanda / Amangkurat I, dikenal keberaniannya. Gugur, dimakamkan di Japanan - Mojokerto
♀ Raden Ayu Kaliwungu
Nascita: level 2 = cucu Ki Ageng Brondong, atau puteri no 7 dari 8 putera Ki Onggowongso / Kyai Tumenggung Djangrono I / Gentini.
== 3 ==

